• 19

    Dec

    Menulis Tentangmu: Ma

    Dear, Ma, Bagaimana ‘kehidupan’-mu kini? Biasanya aku menulis tentangmu setiap tahunnya. Judulnyapun mengikuti tahun kepergianmu. One year ago, two years ago. Aku lupa apakah tahun lalu sempat menulis atau tidak. Tapi tahun ini hampir saja aku melewatkannya. Lima tahun tlah berlalu sejak kau meninggalkan dunia yang fana ini. Hmm.. Cukup lama juga yaa? Bukan karena menspesialkan tanggal bersejarah itu. Hanya ketika hari itu tiba, ada saja peristiwa yang membuatku ingin menuliskannya. Menulis tentangmu. Awalnya begini, aku dan seorang kawan sedang menyantap makan siang di sebuah rumah makan Padang. Sembari makan, kami berbincang tentang buku yang kutulis sebagai persembahanku untuk ayah. Katanya, “Yang paling berkesan itu kisah terakhir. Aku sampai menangis dibuatnya.&
  • 15

    Sep

    Tragedi Miris di Merbabu

    Sebelum berangkat ke Merbabu, kakak ipar saya sudah mewanti-wanti agar saya berhati-hati sepanjang perjalanan. Perkara naik gunung itu kayaknya emang bikin keluarga cemas, apalagi saya perempuan. Saya juga sebenarnya khawatir kalau nanti di sana ada apa-apa. Tapi yaa bismillah aja lah. Semoga Allah melindungi. Alhamdulillah, kami sampai di pos 2, tempat camp, jelang maghrib. Kami langsung menyiapkan makan malam setelah mendirikan tenda. Sekitar pukul sembilan malam, saat teman-teman pria asyik makan malam, tiba-tiba datang pendaki dari tenda lain yang mengabarkan bahwa ada kode SOS dari arah puncak. FYI, kode SOS di malam hari biasanya menggunakan lampu kedap-kedip. Spontan saja kami semua menengok ke arah puncak. Beberapa orang kawan saya memberi kode balasan. Dan akhirnya kami melihat
  • 14

    Sep

    Catatan Perjalanan Merbabu #1

    Sebenernya pas saya memutuskan untuk ikut tantangan 30 hari non stop ngeblog, saya udah sadar kalau waktu akhir kontes ini bertepatan dengan perjalanan saya ke Semarang. Saya dan kawan-kawan AADT (Arung Alam Dekati Tuhan) berencana menaklukkan puncak Merbabu. Dan akhirnya sampai juga saya di hari ke-29 ini. Maka, yang bisa saya ceritakan di dua hari terakhir adalah catatan perjalanan saya mendaki gunung, lewati lembah, sungai mengalir indah ke samudera #eh . . . Bisa dibilang, ini perjalanan ketiga saya naik gunung di tahun ini. Perjalanan pertama saya di bulan Februari ke Gn. Bromo, yaa meski gak bisa dibilang benar-benar naik gunung, tapi lumayan bangetlah bisa memuaskan saya dengan pemandangan alam nan luar biasa. Perjalanan kedua ke Gn. Gede di bulan April. Namun, rasa penasaran saya
  • 13

    Sep

    Kemampuan Menggambar Tutor Biologi

    Menjadi tutor pelajaran IPA, khususnya biologi, sebenarnya berawal dari sebuah keterpaksaan. Di tahun terakhir kuliah, saya justru merasa hilang passion dalam hal-hal yang berbau biologi. Jadi, jangan harap saya melamar kerja di perusahaan atau apapun yang berkaitan dengan biologi. Tapi toh nyatanya menjadi pengangguran itu gak enak! Uang jajan udah di-stop ayah sejak saya memilih ngaret lulus kuliah -dan saya juga malu mintanya sih-. Dan akhirnya saya coba-coba ngajar di bimbingan belajar dekat rumah *duh, ngajar kok coba-coba! Jangan ditiru yah ^^v Tak terasa hampir lima tahun sudah saya menjadi tutor biologi. Ada banyak cerita, suka, duka, hikmah, pelajaran, ah, pokoknya kalau cerita seputar kegiatan belajar mengajar baik di bimbel maupun privat bisa kali jadi satu buku -meski akhirny
  • 12

    Sep

    Warna-warni Whatsapp

    Jaman serba canggih, smart phone sekarang udah bukan lagi barang mahal. Ponsel pintar itu bukan lagi milit masyarakat menengah ke atas. Tukang somay pun bisa ber-gadget ria. Kalo nggak ada pembeli, maka ponselpun diraih. Asyik masyuk deh di depan layar 3 inchi. Aplikasi dan fitur smart phone yang kemudian banyak digemari adalah aneka jenis layanan chatting sebagai pengganti SMS. Ada WhatsApp, Line, WeChat, Kakao Talk, dlsb. Kalau BBM hanya milik kaum pengguna blackberry -meski ke depan akan diadaptasi android juga-, maka layanan chatting yang bisa di-download secara gratis lebih menjangkau banyak pengguna, tak hanya BB user saja. Nah, berhubung smart phone milik saya masih sederhana banget, yang memorinya sering overload gegara kebanyakan data di aplikasi-aplikasi yang ada, jadilah saya
- Next

Author

Follow Me